RSS

Konsep Manajemen Proses pada FreeBSD

29 Mar

Perintah Dasar freeBSD

Selain perintah yang bersifat built-in bagi shell sistem operasi ini menyediakan banyak utilitas yang sangat bermanfaat bagi pemakai. Pada bagian ini, beberapa perintah akan diperkenalkan,  Beberapa di antaranya :

Tabel Perintah lingkungan sistem
Perintah Keterangan:

Ø  Exit Keluar dari shell pada Bourne shell dan Korn shell.

Ø  Id Menampilkan nama pemakai beserta nomor identitas dari pemakai serta nama group dan nomor identitas group.

Ø  logname Menampilkan nama pemakai.

Ø  Logout Keluar dari shell pada C shell.

Ø  Man Menampilkan dokumentasi online dari suatu perintah UNIX.

Ø  newgrp Mengubah group efektif.

Ø  passwd Memberikan password atau mengubah password

Ø  Set Menampilkan variabel lingkungan pada shell pemakai.

Ø  Tty Menampilkan nama identitas (port) terminal.

Ø  Uname Menampilkan nama simpul dari sistem UNIX

Ø  Who Menampilkan pemakai yang sedang menggunakan sistem.

Tabel Perintah manajemen file
Perintah Keterangan:

Ø  Cat Menampilkan isi file.

Ø  Cp Menyalin satu atau beberapa file.

Ø  Find Mencari file-file tertentu pada suatu direktori.

Ø  Ls Menampilkan informasi dari file.

Ø  More Menampilkan isi suatu file teks per layar.

Ø  Mv Memindahkan suatu file ke direktori lain atau mengubah nama file.\

Ø  Pg Menampilkan isi suatu file teks per layar.

Ø  Rm Menghapus file.

Tabel Perintah manajemen direktori
Perintah Keterangan:

Ø  Cd Mengaktifkan suatu direktori sebagai direktori kerja.

Ø  Copy Menyalin seluruh struktur direktori (termasuk file dan subdirektori).

Ø  Mkdir Membuat direktori baru.

Ø  Pwd Menampilkan nama direktori kerja.

Ø  Rmdir Menghapus direktori.

Ø  Mv Mengubah nama direktori.

Tabel Perintah untuk mengatur akses file
Perintah Keterangan:

Ø  Chgrp Mengubah group dari suatu file atau direktori.

Ø  Chmod Mengubah permisi dari suatu file atau direktori.

Ø  Chown Mengubah pemilik dari suatu file atau direktori.

Tabel Perintah yang berhubungan dengan proses
Perintah Keterangan:

Ø  Kill Menghentikan suatu proses berdasarkan identitas proses.

Ø  Ps Menampilkan proses-proses yang sedang berjalan.

Ø  Sleep Menunda eksekusi (Proses yang tidak mengerjakan apa-apa selama beberapa detik).

Tabel Perintah yang berhubungan dengan layar
Perintah Keterangan:

Ø  Banner Menampilkan tulisan berukuran besar

Ø  Clear Menghapus layar

Ø  Echo Menampilkan tulisan ke layar

Tabel Perintah lain-lain
Perintah Keterangan:

Ø  Bc Utilitas untuk mengatur perhitungan.

Ø  Cal Menampilkan kalender.

Ø  Date Menampilkan tanggal dan jam sistem.

Ø  Grep Mencari file-file yang mengandung kat tertentu.

Ø  Lp Mencetak file ke printer.

Ø  Mail Utilitas untuk menyampaikan pesan tertulis ke pemakai lain.

Ø  Sort Mengurutkan kata.

Ø  Vi Editor teks.

Ø  Wc Menghitung jumlah karakter, kata dan baris suatu file.

Struktur proses

Menurut definisi dari X/Open Spesification, sebuah proses adalah sebuah address space dan thread tunggal pengendali yang bekerja dalam address space tersebut dan setiap resource sistem yang dibutuhkannya.

Pada dasarnya sebuah proses adalah sebuah program yang berjalan. Program yang berjalan ini dibutuhkan untuk menangani segenap resource sistem terutama yang berkenaan dengan hardware atas perintah user [manusia atau user program lain yang terkait]. Inilah tiga unsur penting sistem komputer [user, program dan hardware]. Sistem koordinasi di ataslah yang menjadi fungsi terpenting dari suatu sistem operasi.

Untuk sistem operasi moern yang mengadopsi standar sistem multitasking, multithreading, multiuser dan networking base seperti  FreeBSD, pengaturan atau manajemen antar proses-proses yang terlibat sedemikian kompleks.

 

 

 

Pada contoh di atas terdapat dua user yang memerintahkan sistem untuk mencari dan menampilkan suatu kata dalam suatu file dengan perintah grep. Untuk keperluan ini sistem operasi membuat dua proses, masing-masing satu untuk user neil dan satu lagi untuk user rick. Untuk user neil, sistem mengalokasikan PID 101, sedangkan untuk user rick diberikan PID berbeda [102]. PID adalah process identifier yang merupakan bilangan unik yang biasanya berupa bilangan bulat antara 2-32000. Ketika sebuah proses dijalankan, dia akan ditempatkan dilokasi yang tak terpakai dengan memulainya dari 2. Jadi PID yang sudah tidak terpakai, bisa digunakan oleh proses berikutnya. Dengan ini efisiensi alokasi PID bisa dilakukan karena banyak proses yang hanya perlu eksis sebentar seperti perintah grep yang setelah menampilkan hasil pencariannya ke layar dia tidak lagi eksis. PID biasanya akan dipertahankan untuk proses-proses yang berjalan sebagai daemon alias backgroud process.

Pada contoh di atas terlihat bahwa untuk sebuah proses akibat eksekusi perintah grep oleh user neil bukan hanya file trek.text yang terlibat, grep code dan data yang dicari [kirk], namun juga C library. Perintah grep di atas sebenarnya terdiri dari membuka file trek.text dari disk, menampungnya di area memory sebagai read-only, lalu mencari string data [kirk] sebagai suatu variabel s dalam data space proses ini. Setelah ketemu akan ditampilkan ke layar. Untuk itu semua dia membutuhkan C library.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 29, 2011 in sistem operasi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: